Tampilkan postingan dengan label Wasir Saat Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wasir Saat Hamil. Tampilkan semua postingan

Ambeien / Wasir

Ambeien atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai wasir adalah gejala pelebaran pembuluh darah balik yang berada di anus. Memang, ambeien biasanya dapat sembuh sendiri selama satu atau dua minggu, tetapi jika ambeien yang diderita sudah bengkak dan iritasi tentu akan sangat menganggu. Apalagi jika kondisi Anda sedang hamil, tentu sangat menjengkelkan!

Ya, ambeien tidak hanya diderita oleh pegawai kantoran saja. Ibu hamil pun sering mengalami ambeien dan hal tersebut wajar.

Mengapa Ibu hamil dikatakan wajar jika mengalami ambeien?

Bagaimana cara menyembuhkan penyakit ambeien pada saat kehamilan?

Artikel ini akan membantu kita menemukan jawabannya dan juga membahas 9 rahasia untuk menyembuhkan ambeien pada saat kehamilan.

Mengapa Ambeien Mudah Dialami Ibu Hamil?

Berdiri pegal, duduk juga rasanya tidak nyaman. Itulah yang dirasakan oleh penderita ambeien. Gejala yang sering dialami adalah nyeri, gatal pada bagian anus, keluar cairan, sulit buang air besar dan bahkan seringkali terjadi perdarahan pada saat buang air besar.

Karena gejala tersebut, tak heran bahwa ambeien menjadi salah satu faktor alasan bagi seorang wanita tidak mau mengandung untuk kedua kalinya. Mengapa wanita hamil wajar mengalami ambeien? Berikut faktor penyebabnya:
  • Perubahan Hormon

    Pada masa kehamilan, kadar hormon progesteron pada Ibu hamil akan meningkat. Meskipun hormon tersebut bermanfaat untuk memperkuat atau menahan janin di dalam rahim, hormon tersebut juga dapat menghambat gerak peristaltik otot pencernaan yang memiliki fungsi untuk melancarkan perjalanan makanan dari saluran pencernaan menuju saluran pembuangan.
  • Ukuran janin yang makin besar

    Seiring dengan usia kehamilan, janin dan rahim pun akan ikut membesar yang mengakibatkan terjadinya tekanan pada rongga perut dan panggul.
  • Sembelit

    Sebuah penelitian dilakukan oleh dr Bradley dari Departemen Kebidanan Universitas Iowa, Amerika Serikat. Dari penelitiannya ia menemukan bahwa 25 persen Ibu hamil menderita sembelit dan kondisi ini bisa berlanjut hingga 3 bulan setelah melahirkan.
Jika sembelit tidak segera ditangani, resiko mengalami kerusakan otot panggul menjadi besar. Ya, ambeien memang kondisi yang merepotkan, apa lagi jika dialami saat masa kehamilan.

Jika Anda mengalaminya, tenang dan jangan khawatir! Berikut 9 rahasia yang bisa dicoba Ibu hamil untuk menyembuhkan ambeien.


9 Rahasia Menyembuhkan Ambeien pada Masa Kehamilan

Menyembuhkan ambeien pada saat kehamilan mungkin sedikit sulit dibanding menyembuhkan ambeien setelah melahirkan. Oleh karena itu, seorang pakar kebidanan dan kandungan dari Mayoclinic, Roger W. Harms, M.D. memberikan 9 cara berikut untuk menyembuhkan ambeien.
  1. Duduk berendam di air hangat

    Cara ini cukup efektif untuk menyembuhkan ambeien karena air panas memiliki manfaat untuk mencairkan pengumpalan darah yang beku. Lakukan secara rutin setelah buang air besar. Cukup menyiapkan sebuah baskom atau ember yang bisa Anda duduki selama 10-15 menit, kemudian tuangkan air panas dengan suhu 40-60 derajat celsius atau secukupnya.

  2. Manfaatkan es batu

    Es batu dapat dimanfaatkan untuk meredakan rasa nyeri dan mengurangi aliran darah pada pembuluh darah yang melebar. Ambil beberapa es batu dan pecahkan es batu tersebut menjadi pecahan kecil. Taruh pecahan es batu tersebut ke dalam plastik kemudian tutup dengan handuk tebal lalu duduklah di atasnya sekitar 10 menit. Lakukan secara rutin beberapa kali sehari untuk menyembuhkan ambeien.

  3. Kurangi tekanan perut dengan “SOS”

    “SOS” yang dimaksud di sini bukan save our soul melainkan sleep on side atau berbaring dengan posisi miring. Dengan sering berbaring bolak-balik ke kiri atau kanan, maka Ibu hamil dapat mengurangi tekanan uterus terhadap pembuluh darah besar yang ada di bagian belakang perut sehingga bayi bisa mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal. Selain itu, gerakan ini juga dapat membantu ginjal untuk membuang kotoran dari tubuh Ibu sehingga kaki dan tangan tidak bengkak.

  4. Area dubur harus selalu bersih

    Pakailah tissue basah setelah buang air besar. Tissue basah yang hendak digunakan ada baiknya tidak memiliki kandungan alkohol dan pewangi. Jika perlu, gunakanlah tissue khusus untuk penderita ambeien.

  5. Rutin konsumsi sayur dan buah-buahan setiap hari

    Makanan dan buah-buahan yang baik untuk Ibu hamil yang menderita ambeien adalah yang mengandung banyak serat serta vitamin, seperti pepaya atau bayam. Hindarilah mengonsumsi buah dan makanan yang pedas, lemak atau asam karena makanan tersebut dapat membuat feses menjadi keras dan mengakibatkan proses mengejan jadi lama dan sulit.

  6. Perbanyak minum air putih

    Cara berikutnya yang paling mudah dan murah untuk menyembuhkan ambeien adalah mengonsumsi air putih yang cukup. Dengan mengonsumsi air putih, feses akan cenderung melunak. Anjurannya adalah 1,5 liter-2 liter sehari.

  7. Lakukan orahraga ringan

    Berenang atau jalan kaki selama 30 menit dapat menjadi olahraga yang cocok untuk Ibu hamil. Dengan begitu, Ibu hamil dapat membantu otot-otot di saluran pencernaannya untuk aktif mendorong sisa makanan ke saluran pembuangan.

  8. Biasakan untuk tidak menahan buang air besar

    Jangan biasakan menahan diri untuk buang air besar karena dapat mengakibatkan feses mengeras dan membuat proses mengejan menjadi lama. Jika Anda mengalami kesulitan untuk buang air besar, cobalah untuk mengonsumsi segelas air hangat pada pagi hari sebelum buang air besar. BAB yang tidak lancar juga disebabkan karena kurangnya cairan dalam tubuh.

  9. Mencoba bahan alami untuk menyembuhkan wasir

    Salah satu tanaman alami yang cocok untuk menyembuhkan wasir adalah lidah buaya.Tanaman serbaguna ini pun dapat digunakan untuk menyembuhkan wasir. Tak heran, karena tanaman ini mempunyai sifat anti-radang dan juga memberikan sensasi dingin sehingga dapat mengurangi rasa panas pada dubur. Caranya, potong beberapa lidah buaya, kemudian oleskan lendirnya pada dubur Anda.

Jika saran tersebut di atas masih tidak membantu menyembuhkan ambeien Anda, atau bahkan kondisinya makin parah hingga menimbulkan perdarahan, segera konsultasikanlah ke dokter kandungan Anda untuk mendapatkan resep obat yang aman untuk kandungan.

Mari segera atasi ambeien Anda dan jangan biarkan ambeien menganggu masa kehamilan Anda!

Wasir Saat Hamil

Tidak semua ibu hamil akan mengalami sembelit hingga akhirnya wasir. Tapi kalau Anda mengalaminya, tak perlu juga khawatir. Wasir memang umum dialami ibu hamil, dan ada solusinya. Wasir alias ambeien adalah pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada pembuluh darah balik (vena) di daerah sekitar anus. Peradangan di dalam atau luar anus ini terjadi karena sulitnya proses pembuangan “sampah” metabolisme. Akibatnya, Anda terpaksa mengejan setiap kali buang air besar. Repotnya jika wasir terjadi saat Anda hamil.

Peregangan ketika mengejan inilah yang kadang-kadang menyebabkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah di sekitar anus, hingga terjadi perdarahan. Mengalami wasir selama hamil, duh, sungguh tak nyaman!

Wasir selama hamil, memang biasa. Apa sebenarnya hubungan antar kehamilan dengan wasir? Berbagai macam faktor bisa menyebabkan timbulnya wasir pada ibu hamil:

Penyebab Wasir Pada Ibu Hamil

  • Perubahan hormon dalam tubuh.

    Selama masa kehamilan, kadar hormon progesteron meningkat untuk memperkuat atau menahan janin di dalam rahim. Di waktu yang sama, hormon tersebut menghambat gerak peristaltik otot pencernaan yang diperlukan agar perjalanan makanan dari saluran pencernaan hingga saluran pembuangan berjalan lancar.
  • Ukuran janin yang kian besar.

    Akibatnya, seringkali janin mendesak sejumlah pembuluh darah di sekitar perut dan panggul. Darah yang meningkat, baik volume maupun alirannya, jadi terhambat.
  • Sembelit.

    Bisa terjadi karena asupan zat besi yang cukup tinggi selama hamil. Tentu saja zat besi penting untuk calon ibu agar terhindar dari risiko anemia. Tetapi pada sebagian calon ibu, ini menyebabkan kesulitan buang air besar hingga akhirnya terjadi wasir.
  • Beban yang ditanggung ibu hamil

    Beban janin dan dirinya sendiri menyebabkan lambung dan rahim saling berhimpitan, sehingga dorongan sedikit saja pada bagian anus akan menyebabkan pembuluh darah di sekitarnya pecah lantas menjadi wasir. Tak jarang peredaran zat makanan pun terhambat hingga akhirnya ibuhamil sulit buang air.
  • Kurang Gerak

    Gerakan fisik terutama bagian perut (abdominal) yang terbatas selama hamil. Ini juga salah satu penyebab kerja usus jadi “malas”.


Cara Mengatasi Wasir Saat Hamil

Atasi dengan tepat. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi wasir, yakni:
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat, seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Minumlah cairan yang cukup banyak. Paling tidak 2 liter dalam sehari.
  • Biasakan buang air secara rutin pada waktu-waktu tertentu, seperti di pagi hari. Sebelum buang air, minum saja air hangat.
  • Minumlah yoghurt atau susu fermentasi yang dapat merangsang kerja usus agar lebih aktif. Jumlah konsumsi saat hamil dapat Anda konsultasikan dengan dokter gizi.
  • Lakukan renang atau olahraga ringan, seperti jalan kaki yang sesuai dengan ibu hamil. Gerakan yang Anda lakukan ini diharapkan dapat membantu otot-otot di saluran pencernaan untuk bergerak mendorong sisa makanan ke saluran pembuangan.
  • Hindari mengejan ketika buang air besar saat hamil. Dengan tidak mengejan, ini berarti kemungkinan terjadinya pembengkakan maupun peradangan pada pembuluh-pembuluh darah di daerah anus bisa diperkecil.

Wasir sendiri tak terlalu berbahaya. Tapi, karena gangguan ini, tak jarang calon ibu tak bisa menikmati kehamilan. Anda perlu mencermati, apabila wasir dan perdarahan menimbulkan rasa nyeri dan menyebabkan Anda sulit melakukan aktivitas. Konsultasikan hal ini kepada dokter kandung. Terutama, jika Anda menderita anemia sekaligus wasir. Besar kemungkinan Anda harus mencari alternatif lain dari suplementasi zat besi.